Another Templates

Rabu, 09 Februari 2011

EMAIL

    Pengertian Email

Email adalah bahan tidak tembus pandang yang dibakarkan secra berlapis (3-6 lapis) pada bahan dasar. Email merupakan massa yang mirip gelas dan dapat menempel dengan kuat. Email terbentuk setelah campuran organik yang mengandung massa kuarasa dalam air dilapiskan ke atas permukaan logam dengan cara pelelehan dan “sinter”.

    Sifat-sifat Email

Email mempunyai sifat mirip gelas. Karena koefisien pemuaiannya lebih kecil daripada  baja, ada kemungkinan email bias retak pada saat pemanasan. Hal ini disebabkan baja memuai lebih panjang. Demikian pula pada pendinginan yang cepat, email dapat menjadi retak karena tegangan tarik. Adanya retak-retak menyebabkan bahan proses dapat menerobos masuk, menyerang baja dan menyebar di bawah lapisan email. Apabila pada proses ini terbentuk gas seperti H2, gas tersebut dapat mengangkat lapisan email sehingga terkelupas.
Untuk memperkecil bahaya ini, pada pembuatan peralatan email, email diberi tekanan-tegangan awal. Dengan demikian penggunaan dengan perbedaan temperature yang lebih besar diperbolehkan, sehingga peralatan dapat dipanaskan/didinginkan lebih cepat. Petunjuk dari perusahaan pembuat harus diberlakukan bila tidak ada petunjuk intern.

    Penggunaan

Peralatan email digunakan dalam produksi bila produk yang diinginkan harus  mempunyai kemurnian yang tinggi dan/atau peralatan harus mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap asam.

 
    Petunjuk Penggunaan

  •   pukulan atau benturan dengan benda keras harus dihindari. Misalnya pembersihan lubang yang tersumbat harus menggunakan kayu lunak. Bila bejana berlapis email akan diinjak, orang yang menginjak harus mengenakan sepatu kain.
  •  Kristal yang kuat tidak boleh diisikan ke dalam peralatan email, karena akan terjadi erosi yang kuat
  •  Perubahan temperatur tidak boleh terlalu tiba-tiba
  •   Kotak penyekat (Stuffing box) dari email harus selalu diperiksa, temperaturnya tidak boleh lebih dari 400C di atas temperature reaksi.
  •   Bila peralatan sedang dalam keadaan kosong, email harus selalu dikontrol secara visual, apakah ada retakan-retakan dan pori-pori.
  •   Pada tiap inpeksi harus diperiksa apakah email menghantarkan listrik atau tidak. Pori-pori pada email dapat ditutup dengam sekrup tantalum dengan penyekat dari teflon. Pada kerusakan yang lebih besar digunakan pelat tantalum dengan Teflon. Bila kerusakan terlalu besar, lapisan email harus diganti dengan yang baru.

    Email vitreo17

Porselen atau email vitreo atau email kekaca (vitrous enamel) adalah campuran keramik yang mengandung banyak fluks, yang dipasangkan dalam keadaan dingin atau cair kepada logam yang berada dalam keadaan panas merah sedang. Disini berlangsung vitrifikasi sempurna. Penerapan email pada emas, perak dan tembagasudah ada sejak dahulu kala.
Bahan ini sudah digemari sebagai bahan dekorasi yang indah dan digunakan secara komersial karena merupakan produk yang tahan pakai, penerapannya luas, mudah dibersihkan, dan tahan terhadap korosi. Penggunaannya dewasa ini ialah dalam suku-suku pipa, perabot dapur, peralatan industri, baja berlapis email kaca untuk penggunaan dibidang kimia. Pasarannya dibidang rumah tangga sudah berkurang dengan dikembangkannya lapisan organik bahan bakar yang lebih modern, tetapi pasaran baru telah terbuka di bidang lampu elekto-luminisensi dan dalam industri kendaraan bermotor.
Yang tersebut terakhir ini merupakan pasaran jutaan dolar sebagai frit (glasir) email pada knalpot (peredam suara) dan pipa buang kendaraan bermotor, kira-kira 0,5 kg frit. diperlukan untuk setiap knalpot, dan 0,4 kg untuk setiap pipa gas buang.

  Bahan baku Email vitreo17

Bahan baku yang digunakan tidak saja harus bersih dan murni, tetapi juga harus mempunyai kehalusan. Komposisi  mineral yang tepat, bentuk butiran yang tepat, dan berbagai sifat fisika lain, sesuai dengan jenis email yang dikehendaki. Bahan baku yang digunakan dalam bidang industry email dapat dibagi menadi enam kelompok:refraktori, fluks, opasifikator, warna, bahan pengambang dan elektrolit. Refraktori mencakup bahan-bahan seperti boraks, soda abu. Kriolit, dan fluorspar, yang bersifat basa dan bereaksi dengan refraktori asam sehingga membentuk kaca. Bahan ini cenderung menurunkan titik lebur email.
Opasifikator adalah senyawa yang ditambahkan kepada kaca untuk memberikan warna putih buram yang menjadi cirri email vitreo. Ada dua jenis opasifikator, yaitu opasifikator tak larut (titanium oksida, timah oksida, dan zirconium oksida) dan opasifikator devitrifikasi (kriolit dan fluorspar). Pada tahun 1945, email dengan opasifikator titanium oksida dikembangkan secara komersial, dan sejak itu telah banyak dipakai di industri karena opasitasnya tinggi, demikian pula ketahanannya terhadap asam. Keunggulan bahan ini terutamaialah bahwa pemasangannya dapt dibuat lebih tipis dari opasifikator yang ada sebelumnya, dank arena itu lebih sukar pecah, di samping lebih halus dan lebih cerah.
Opasifikator devitrifikasi juga berfungsi sebagai fluks dan membuat email lebih mudah lebur. Bahan warna adalah oksida, unsur, garam, atau frit yang dapt berfungsi sebagai refraktori atau sebagai fluks. Bahan pengapung (floating agents) seperti lempung, getah, dipilih untuk mengapungkan email dalam air. Lempungnya harus bersifat plastik murni. Elektrolit, misalnya boraks, soda abu, magnesium sulfat, dan magnesium karbonat, digunakan untuk mempetisasi lempung dan agar email tersuspensi dengan baik di dalam air.

     Pembuatan frit

Pembuatan kaca email atau frit serupa dengan tahap pertama pembuatan kaca biasa. Bahan baku dicampur dalam perbandingan tertentu dan dimasukan ke dalam tanur pelebur dan dijaga pada suhu kira-kira 13700C selama 1 sampai 3 am. Setelah keseluruhan massa mencair seragam, campuran tersebut dituang keluar dari tanur ke dalam tangki pendingin kejut (kuens) yang berisi air dingin, sehingga leburan tersebut hancur menjadi jutaan pecahan halus. Bahan ini disebut frit. Email biasanya dibuat dalam proses basah dengan menggiling perawis-perawisnya, yang terutama terdiri dari campuran frit dan lempung (lempung sebagai bahan penolong suspense) di dalam mesin giling bola, kemudian dilewatkan melalui ayak 200 mesh.
Salah satu langkah mau yang menyederhanakan proses ini adalah dikembangkannya pemasangan email dengan semprot serbuk elektrostatik.. serbuk yang diperlukan tersedia siap pakai, sehingga tidak memerlukan lagi penggilingan di tempat. Teknologi ini juga menghemat energy yang biasanya diperlukan untuk  menyingkirkan air dalam proses basah yang konvensional.

    Persiapan bagian logam

Keberhasilan logam dasar tempat email itu dileburkan serta dalam mendapatkan kesejajaran antara koefisien ekspansi logam dan email. Perusahaan pemasang email pada logam lembaran biasanya memesan lembaran yang memenuhi spesifikasi tertentu. Sebelum email cair suspensi dalam air) dipasangkan pada logam, permukaan logam itu harus benar-benar bersih dari bahan asing, sehingga email dapat melekat kepada logam dan tidak terkena pengaruh asing tersebut. Logam lembaran tersebut dibersihkan dengan cuci asam (pickling) di dalam asam klorida encer atau asam sulfat encer pada suhu 600C sesudah besi disangai (dianeal).

    Cara pemasangan email

Salut (lapis) email untuk besi lembaran  dilakukan dengan cara celup (dipping) atau genang (slushing), karena biasanya diperlukan pelapisan pada kedua sisinya. Dalam cara genang, kelebihan email pada lapisan yang terlalu tebal diguncang lepas dari barang itu. Cara ketiga untuk memasangkan email adalah dengan semprotan.
Pemasangan pada besi cor serupa dengan besi lembaran. Email dikeringkan di udara, kemudian warnanya dicatkan dan distensile. Untuk barang-barang bagus, email itu biasanya dipasangkan dua lapis.
Pada proses serbuk, baja salut dengan semprotan elektrostatik. Proses ini sekarang sudah berkembang menjadi proses dua lapisan satu kali pembakaran, yang terdiri dari lapisan tipis serbuk dasar dan lapisan serbuk luar. Kedua lapisan itu dimatangkan dengan sekali pemanggangan. Prosedur ini menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan biaya yang lebih rendah daripada proses konvensional.

    Pemanggangan

Semua email harus dipanggang di atas barangnya sehingga melebur menjadi suatu lapisan yang halus, sinambung dan seperti kaca. Persyaratan untuk pemanggangan yang baik dan berhasil adalah :
1.    Suhu pemanggangannya cocok, 750 sampai 8000C
2.    Waktu, 1 sampai 15 menit
3.    Barang ditopang dengan benar
4.    Pamanasan dan pendinginan seragam
5.    Atmosfer bebas dari debu
Dewasa ini tebal email biasanya adalah 0,165 mm, sedang beberapa tahun yang lalu adalah sekitar 0,66 mm, dan makin banyak produk yang dibuat dengan satu lapisan saja, dan tidak mudah sumbing karena menggunakan opasifikator yang lebih baik. Peralatan khusus yang bersalut email atau kaca yang banyak digunakan di pabrik-pabrik kimia, diuji dengan penguji listrik frekuensi tinggi untuk mengetahui adanya cacat halus yang hanya dapat dideteksi dengan cara ini, tetapi cara ini juga member kemungkinan meresapnya korosi.


Dirangkum dari berbagai SUMBER

0 komentar:

Posting Komentar

Tanggapan, masukan, saran, pertanyaan, sanggahan mungkin juga kritik membangun buat artikel yang baru aja kamu baca bisa kamu curahkan dibawah sini...

Berbagi dan Publikasikan

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More