Sifat Logam Timbal
Timbal dikenal dengan nama timah hitam. Timbal alami adalah campuran 4 isotop, yaitu 204Pb (1.48%), 206Pb (23.6%), 207Pb (22.6%) dan 208Pb (52.3%). Isotop-isotop timbal merupakan produk akhir dari tiga seri unsur radioaktif alami: 206Pb untuk seri uranium, 207Pb untuk seri aktinium, dan 208Pb untuk seri thorium. Dua puluh tujuh isotop timbal lainnya merupakan radioaktif.
Sifat | Nilai |
titik lebur | 327.46 0C |
titik didih | 1740 0C |
massa jenis | 11.34 gr/cm3 |
Berat atom | 207.20 |
kalor peleburan | 4.77 kJ/mol |
kalor penguapan | 179.5 kJ/mol |
kapasitas kalor | 26.650 kJ/(mol.K) |
sifat magnetik | diamagnetik |
resistivitas listrik | 208 nβ¦-m |
konduktivitas termal | 35.5 W/(m.K) |
ekspansi termal | 28.9 Β΅m/(m.K) |
modulus young | 16 GPa |
modulus geser | 5.6 GPa |
modulus ruah | 46 GPa |
kekerasan brinell | 38.3 MPa |
Cara memperoleh Timbal
Kalsium - Lead Paduan | ||
Elemen | (%) Batas | |
Kalsium (Ca) | 0,120 + / - 0,020 | |
Aluminium (Al) | 0,030 + / - 0,010 | |
Tin (Sn) | 0,400 + / - 0,100 | |
Pengotor lain | Dalam Batas Tertentu | |
Aplikasi: Untuk membuat Otomotif / tubuler / SMF / battery VRLA piring. | ||
Antimon-Selenium Lead Paduan - 2,5 | ||
Elemen | (%) Batas | |
Antimoni (Sb) | 2,500 + / - 0,250 | |
Arsen (As) | 0,150 + / - 0,050 | |
Tin (Sn) | 0,250 + / - 0,050 | |
Selenium (Se) | 0,020 + / - 0,005 | |
Pengotor lain | Dalam Batas Tertentu | |
Aplikasi: Untuk membuat Otomotif / grid tubuler. | ||
Antimon Lead Paduan - 3,0 | |
Elemen | (%) Batas |
Antimoni (Sb) | 3,000 + / - 0,250 |
Arsen (As) | 0,125 + / - 0,025 |
Tin (Sn) | 0,250 + / - 0,050 |
Sulfur (S) | 0,003-0,008 |
Tembaga (Cu) | 0,040-0,060 |
Pengotor lain | Dalam Batas Tertentu |
Aplikasi: Untuk membuat komponen kecil dalam baterai HD, juga di COS Fusion | |
Antimon Lead Paduan - 4,5 | |
Elemen | (%) Batas |
Antimoni (Sb) | 4,500 + / - 0,250 |
Arsen (As) | 0,150 + / - 0,025 |
Tin (Sn) | 0,250 + / - 0,050 |
Sulfur (S) | 0,003-0,008 |
Tembaga (Cu) | 0,040-0,060 |
Pengotor lain | Dalam Batas Tertentu |
Aplikasi: Untuk membuat otomotif / tubuler Grids | |
Antimon Lead Paduan - 4,5 | |
Elemen | (%) Batas |
Antimoni (Sb) | 4,500 + / - 0,250 |
Arsen (As) | 0,150 + / - 0,025 |
Tin (Sn) | 0,250 + / - 0,050 |
Sulfur (S) | 0,003-0,008 |
Tembaga (Cu) | 0,040-0,060 |
Pengotor lain | Dalam Batas Tertentu |
Aplikasi: Untuk membuat otomotif / tubuler Grids | |
Tembaga - Lead Paduan | |
Elemen | (%) Batas |
Tembaga (Cu) | 0,070-0,080 |
Antimoni (Sb) | 0,001 |
Arsen (As) | 0,001 |
Tin (Sn) | 0,001 |
Bismath (Bi) | 0,030 |
Besi (Fe) | 0,001 |
Seng (Zn) | 0,001 |
Silver (Ag) | 0,005 |
Pengotor lain | Dalam Batas Tertentu |
Aplikasi: Untuk membuat Pipa Lead / reaktor Kimia | |
Tin - Lead Paduan | |
Elemen | (%) Batas |
Antimoni (Sb) | 0,005 |
Arsen (As) | 0,001 |
Bismath (Bi) | 0,030 |
Besi (Fe) | 0,001 |
Tembaga (Cu) | 0,005 |
Tin (Sn) | 20-80 (Per kebutuhan) |
Pengotor lain | Dalam Batas Tertentu |
Aplikasi: Untuk membuat Solder Paduan | |
Penggunaan Timbal
di Industri
Timbal sebagai salah satu zat yang dicampurkan ke dalam bahan bakar (premium dan premix), yaitu (C2H5)4Pb atau TEL (Tetra Ethyl Lead) yang digunakan sebagai bahan aditif, yang berfungsi meningkatkan angka oktan sehingga penggunaanya akan menghindarkan mesin dari gejala “ngelitik” yang berfungsi sebagai pelumas bagi kerja antarkatup mesin (intake & exhaust valve) dengan duduan katup valve seat serta valve guide. Keberadaan octane booster dibutuhkan dalam bensin agar mesin bisa bekerja dengan baik.
Tingkat Bahaya Timbal
a) Sistem syaraf dan kecerdasan
c) Efek timbal terhadap reproduksi
Pencegahan dan
penanggulangan pencemaran
- Penggunaan bensin bebas Pb
- Mengurangi kepadatan lalu lintas yang berpotensi meningkatkan emisi gas buang yang mengandung Pb
- Gerakan hemat energi bahan bakar
- Pengukuran kadar Pb di udara secara berkala
- Menanam tanaman fitoremediasi atau tanaman sebagai hiperakumulator Cd, Cr, Pb, dan Co yang mampu mengabsoprsi lebih dari 100 ppm.
- Rehabilitasi taman hutan (RTH) dengan keragaman vegetasi yang mampu mengurangi pencemaran udara, antara lain pohin Felicium, mahoni, Kenari, Salam, anting-anting, puring, nusa indah, soka, kembang sepatu, angsana, dan asem londo yang mampu mengakumulasi logam berat Cu, Zn, Cd, Pb, dan Mn.
- Penggunaan metode bioremoval yang terdiri dari dua mekanisme, yaitu proses active uptake dan passive uptake. Jenis mikroorganisme yang mampu melakukan proses bioremoval terhadap Pb secara passive uptake adalah Chlorella vulgaris sedangkan secara active uptake adalah Saccharomyces cerevisie.
- Unsur besi (Fe) dan fosfor (P) di dalam tanah mampu memperbaiki ekosistem tanah dan limbah yang terkontaminasi oleh Zn, Cd, dan Pb. Apabila pH tanah ditingkatkan dengan penambahan kapur, antara lain CaCo3, CaO, dan CaOH yang bisa digunakan untuk memperbaiki tanah- tanah masam dan terkontaminasi logam berat.
- Beberapa jenis alga yang bisa digunakan sebagai bioindikator dan bioakumulator untuk logam Pb adalah Cladophora glomerata, Euchema isiforme, fucus vesiculosus, surgassum sp, nostoc sp, dan chaetocerus sp.





